Hari ini: Yusril: Profesor Keluarkan Pendapat yang Bukan Pada Bidangnya Tidak Perlu Dihiraukan
Judul : Hari ini: Yusril: Profesor Keluarkan Pendapat yang Bukan Pada Bidangnya Tidak Perlu Dihiraukan
link : Hari ini: Yusril: Profesor Keluarkan Pendapat yang Bukan Pada Bidangnya Tidak Perlu Dihiraukan
akhi-media.blogspot.co.id - Mari berbicara untuk beropini tentang Yusril: Profesor Keluarkan Pendapat yang Bukan Pada Bidangnya Tidak Perlu Dihiraukan
Yusril: Profesor Keluarkan Pendapat yang Bukan Pada Bidangnya Tidak Perlu Dihiraukan
Opini Bangsa - Pakar Hukum Tata Negara, Yusril Ihza Mahendra menegaskan bahwa DPR RI dapat menggunakan hak angket terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Untuk itu, dia meminta DPR untuk tidak terlalu menghiraukan pendapat beberapa guru besar yang meragukan legitimasi Pansus KPK. Apalagi para profesor itu dinilainya tak berkompetensi mengeluarkan pendapat soal itu.
"Kalau profesor bukan bidangnya tidak perlu kita hiraukan. Karena diluar kompetensinya," tegasnya dalam rapat dengar pendapat umum (RDPU) dengan Pansus KPK di Gedung Nusantara, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (10/7).
Ditegaskannya bahwa seorang profesor hanya boleh mengeluarkan pendapat sesuai dengan kompetensinya, jika ada yang meminta mengeluarkan pendapat sesuai dengan kompetensi, maka seharusnya itu ditolak.
"Misalkan saya ditanya soal hukum pertanahan, saya tidak akan menjelaskan karena itu bukan bidang saya," jelas mantan Menteri Hukum dan HAM ini. [opinibangsa.id / rmol]
Demikianlah Artikel Hari ini: Yusril: Profesor Keluarkan Pendapat yang Bukan Pada Bidangnya Tidak Perlu Dihiraukan
Sekianlah artikel Hari ini: Yusril: Profesor Keluarkan Pendapat yang Bukan Pada Bidangnya Tidak Perlu Dihiraukan kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.
Anda sekarang membaca artikel Hari ini: Yusril: Profesor Keluarkan Pendapat yang Bukan Pada Bidangnya Tidak Perlu Dihiraukan dengan alamat link https://akhi-media.blogspot.com/2017/07/hari-ini-yusril-profesor-keluarkan.html