Hari ini: Dihadang, Diancam Pistol dan Parang, Rp85 Juta Milik Sales Dijambret di Kawasan Kelate Ni'u-Wawo

Hari ini: Dihadang, Diancam Pistol dan Parang, Rp85 Juta Milik Sales Dijambret di Kawasan Kelate Ni'u-Wawo - Apa Kabar Hari Ini? Apa Kabar Hari Ini, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Hari ini: Dihadang, Diancam Pistol dan Parang, Rp85 Juta Milik Sales Dijambret di Kawasan Kelate Ni'u-Wawo, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel Berita & Hiburan, yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Hari ini: Dihadang, Diancam Pistol dan Parang, Rp85 Juta Milik Sales Dijambret di Kawasan Kelate Ni'u-Wawo
link : Hari ini: Dihadang, Diancam Pistol dan Parang, Rp85 Juta Milik Sales Dijambret di Kawasan Kelate Ni'u-Wawo

akhi-media.blogspot.co.id - Mari berbicara untuk beropini tentang Dihadang, Diancam Pistol dan Parang, Rp85 Juta Milik Sales Dijambret di Kawasan Kelate Ni'u-Wawo

Seorang sales di jambret di Kecamatan Wawo, Kabupaten Bima, Rabu (8/11/2017) siang kemarin. METROMINI/Dok
KABUPATEN BIMA - Kamis, 8 November 2017 sekitar pukul 14.40 WITA terjadi kasus penjambretan di Jalan Raya Llintas Bima - Sape, tepatnya di kawasan Kalate Ni'u, Desa Raba, Kecamatan Wawo, Kabupaten Bima.

Plt. Kasubag Humas Polres Bima Kota mengungkapkan korban dalan Tindak Pidana Pencurian dengan Kekerasan (Penjambretan) dialami oleh M. Jamaludin (30). Korban adalah seorang Sales PT. SNS Depo Bima. Domisi korban bertempat tinggal di Kelurahan Santi, Kecamatan Mpunda, Kota Bima.

Suratno mejelaskan, kemarin siang, korban mengendarai sepeda motor dari arah Kecamatan Sape menuju Kota Bima. Korban melaju seorang diri dan membawa uang sebesar Rp85.381.000. Korban menyimpan uangnya di dalam tas ransel. Dan tas tersebut dikenakan dengan digantungkan pada pundak dan badan tas korban mengarah ke depan.

Tiba-tiba, lanjut Suratno, tepat di kawasan Kelatr Niu, korban dipepet dan disuruh berhenti oleh 2 (dua) orang pelaku yang tidak dikenal. Menurut korban, pelaku menggunakan sepeda motor jenis Yamaha V-xion warna hitam tanpa Nomor Polisi.

"Kedua pelaku itu pun menutup wajahnya dan menggunakan helm tertutup. Setelah korban berhenti, pelaku yang di depan memukul korban dengan menggunakan tangan kanan mengepal yang mengenai bibir korban," kisah Suratno dalam rilisnya, Kamis (9/11/2017).

"Pelaku pun menodongkan Senjata Api dan mengatakan kepada korban, "Kalau tidak kasih uang, nanti saya tembak". Sementara pelaku yang di bonceng menodongkan parang dengan mengatakan "Keluarkan uang yang kamu bawa itu". Karena ketakutan korban menyerahkan tas yang berisi uang tersebut," ungkap Suratno menambahkan kisah dua pelaku bandit itu.

Ia melanjutkan, setelah seorang pelaku berhasil mengambil tas yang berisi uang tersebut. Seorang pelaku menendang korban hingga korban terseungkir di pinggir jalan raya itu.

"Selanjutnya para pelaku melarikan diri dengan menggunakan motor yang dibawanya mengarah ke Kecamatan Sape," ucap dia.

Ia mengatakan, dari kejadian tersebut, korban Jamaluddin yang juga karyawan di PT. SNS Depo Bima mengalami kerugian sebesar Rp85.381.000.

"Korban yang mengarah balik pulang ke Kota Bima, saat tiba di Polsek Wawo, korban melaporkan kejadian yang dialaminya itu. Dan anggota Polsek Wawo pun sudah melakukan olah kejadian perkara di lokasi penjambretan tersebut," tutup Suratno. (RED)


Demikianlah Artikel Hari ini: Dihadang, Diancam Pistol dan Parang, Rp85 Juta Milik Sales Dijambret di Kawasan Kelate Ni'u-Wawo

Sekianlah artikel Hari ini: Dihadang, Diancam Pistol dan Parang, Rp85 Juta Milik Sales Dijambret di Kawasan Kelate Ni'u-Wawo kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Hari ini: Dihadang, Diancam Pistol dan Parang, Rp85 Juta Milik Sales Dijambret di Kawasan Kelate Ni'u-Wawo dengan alamat link https://akhi-media.blogspot.com/2017/11/hari-ini-dihadang-diancam-pistol-dan.html

Subscribe to receive free email updates: